TJelajah Tubei
Sejarah & Legenda Tubei

Dari Pelabai ke Tubei: Kisah Perubahan Nama dan Identitas Baru

Tubei, sebelumnya dikenal sebagai Pelabai, resmi berganti nama pada 2020 sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Lebong. Simak kisah perubahan nama dan maknanya bagi masyarakat setempat.

Dari Pelabai ke Tubei: Kisah Perubahan Nama dan Identitas Baru

Ringkasan Cepat

  • Tubei sebelumnya bernama Pelabai dan merupakan ibu kota Kabupaten Lebong.
  • Perubahan nama dari Pelabai ke Tubei ditetapkan pada 3 November 2020 melalui Perda Kabupaten Lebong No. 6 tahun 2020.
  • Tubei merupakan salah satu dari empat petulai Rejang, suku asli daerah ini.
  • Proses perubahan nama belum sepenuhnya rampung karena belum direvisinya Permendagri Nomor 72 Tahun 2019.
  • Tubei berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian Kabupaten Lebong.

Awal Mula Pelabai

Pelabai telah lama dikenal sebagai ibu kota Kabupaten Lebong, sebuah wilayah di Provinsi Bengkulu. Sebagai pusat pemerintahan, Pelabai menjadi titik penting dalam perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Lebong. Nama Pelabai sendiri memiliki sejarah panjang, terkait erat dengan kehidupan masyarakat Rejang, suku asli daerah ini. Seiring waktu, muncul keinginan untuk mengembalikan identitas asli wilayah ini dengan mengganti nama menjadi Tubei, salah satu dari empat petulai Rejang yang menjadi penanda kearifan lokal.

Proses Perubahan Nama

Pada 3 November 2020, perubahan nama dari Pelabai ke Tubei resmi ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lebong No. 6 tahun 2020. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat identitas budaya masyarakat Rejang dan menghormati warisan sejarah daerah. Meskipun demikian, proses administrasi perubahan nama belum sepenuhnya selesai karena belum direvisinya Permendagri Nomor 72 Tahun 2019. Hal ini menyebabkan beberapa dokumen resmi masih menggunakan nama Pelabai, sementara masyarakat sudah mulai beradaptasi dengan nama Tubei.

Makna Tubei bagi Masyarakat

Bagi masyarakat Lebong, perubahan nama ini bukan sekadar pergantian kata, melainkan pengakuan terhadap identitas budaya mereka. Tubei, sebagai salah satu petulai Rejang, mencerminkan kebanggaan akan warisan leluhur. Masyarakat berharap nama baru ini dapat memperkuat rasa persatuan dan memperkenalkan daerah ini lebih luas ke tingkat nasional maupun internasional. Meski masih ada adaptasi dalam penggunaan nama Tubei, semangat untuk mempertahankan identitas lokal tetap kuat di hati masyarakat.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa alasan perubahan nama dari Pelabai ke Tubei?

Perubahan nama dilakukan untuk memperkuat identitas budaya masyarakat Rejang dan mengakui Tubei sebagai salah satu dari empat petulai Rejang.

Kapan perubahan nama Tubei resmi ditetapkan?

Perubahan nama resmi ditetapkan pada 3 November 2020 melalui Perda Kabupaten Lebong No. 6 tahun 2020.

Apakah proses perubahan nama sudah selesai?

Belum sepenuhnya selesai karena masih menunggu revisi Permendagri Nomor 72 Tahun 2019.

Apa fungsi Tubei bagi Kabupaten Lebong?

Tubei berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian Kabupaten Lebong.